Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KU SIMPAN DALAM DIAM, KUTULISKAN DALAM DOA

Senin | April 26, 2021 WIB Last Updated 2021-12-02T14:00:34Z

 


Puisi : Ku Simpan Dalam Diam, Kutiliskan Dalam Doa 
Oleh : Triana Wulandari Ningsih


Mencintaimu dalam Doa....

Waktu bisa saja berlalu, namun....
rasa itu takkan pernah bisa berlalu.

Musim bisa saja berganti, namun harapan itu takkan pernah terhenti.

Ketika jarak semakin bertambah, tidak justru membuatku menyerah....

Dan ketika pandang takkan lagi bertemu, tidak akan menjadi hadirmu menjadi semu.

Aku sama sekali tidak menyalahkan rasa ini, karena dia hadir setelah iman melekat di hati.

Jatuh cinta adalah luapan perasaan paling indah, yang Allah berikan kepada manusia sebagai anugrah.

Namun cinta bisa saja mendatangkan susah, jika kita salah memberi arah....

Aku tidak ingin jatuh kepada cinta yang salah, hanya karena mengikuti ego yang kian menjajah.

Dari kisah Syaidah Fatimah yang amat bersejarah....
 

Aku belajar banyak untuk mengambil banyak hikmah.

Bahwa cinta....

tak mesti diucap dalam rangkaian kata yang wahh, dan tak mesti saling tegur sapa dengan senyum yang indah,

Cinta nyatanya....

adalah sebuah perasaan yang tak akan pernah bisa di definisikan, hanya bisa di rasakan, dan di kuatkan oleh pembuktian.

Aku tak bermaksud untuk mempermainkan....

Namun diri ini memilih untuk bungkam dengan segenap perasaan.

Untukmu.....

Yang selama ini ku kagumi dalam diam,
Maaf, karena namamu harus kupinjam untuk kulirihkan dalam hening dan khusyuk di sepertiga malam.

Mencoba merayu sang pemilik hati, dengan  penuh kesungguhan....

Dengan berharap kelak, dapat di persatukan dalam sebuah ikatan, untuk menjalankan ibadah terpanjang dalam meraih ketaatan.