Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puasa Mengajarkan Manusia Fokus Pada Tujuan dan Mengabaikan Gangguan

Selasa | April 27, 2021 WIB Last Updated 2021-12-02T14:00:20Z

Puasa artinya adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam pada Rukun Islam ke-5.


https://islam.nu.or.id/post/read/120661/


Puasa tahun ini kembali berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Lantas, apakah puasa ini akan memengaruhi kondisi imun tubuh atau kesehatan tubuh di saat pandemi seperti ini?


Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), mengemukakan pendapatnya tentang puasa ditengah pandemi saat ini, "Puasa membuat tubuh menjadi sehat karena ketika berpuasa ada pembatasan asupan makanan, keteraturan makan, dan pengendalian diri. Ketiga unsur ini adalah sesuatu yang seharusnya konsisten dilaksanakan, baik pada saat berpuasa dan setelahnya." 

Berbagai penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa, "Orang yang berpuasa Ramadan selama 1 bulan penuh akan mempunyai daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak berpuasa. Tentu hal ini juga berharap membawa manfaat untuk mencegah terinfeksi virus SARS-CoV-2," katanya.


Puasa Ramadan membuat yang menjalankannya mengurangi frekuensi makan yang biasanya 3 kali menjadi 2 kali sehari. Jika ini dilaksanakan bahwa memang akan terjadi pembatasan asupan makan dan pembatasan kalori (restriksi kalori). Pembatasan makan tersebut akan membuat tubuh melakukan penghancuran lemak. Pembatasan makan juga menyebabkan pengurangan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.


"Jadi dengan adanya pembatasan makan, berat badan akan turun, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol," katanya.


Selain itu, puasa sepanjang hari akan membuat mengurangi konsumsi camilan yang tidak sehat, seperti coklat, keju, dan lemak. Kemudian, mengurangi makanan yang manis dan asin yang belum tentu sehat bagi tubuh.


"Tentu kondisi sehat yang kita harapkan ini tidak akan tercapai kalau dalam berpuasa ini kita melakukan budaya balas dendam saat berbuka. Misalnya, menggandakan makan siang bersama makan malam. Sehingga tujuan pembatasan makan dan pembatasan kalori tidak tercapai," ujarnya.


Nah, sudah taukan manfaat puasa, AYO KITA PUASA :)