Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gelar Konser dan Langgar Aturan Prokes, Kafe Gladiator Disegel Satpol PP Kota Bekasi

Selasa | Maret 22, 2022 WIB Last Updated 2022-03-22T04:44:40Z
BABELAN INFO - Kafe dan Studio Gladiator milik salah satu personel Band Kudeta diwilayah Galaxy, Bekasi Selatan, disegel oleh Satpol PP Kota Bekasi pada Senin Malam, 21 Maret 2022.
Penyegelan ini diakibatkan adanya pelanggaran prokes dalam sebuah konser musik bertema "Solidaritas Untuk Jrx" yang digelar pada Minggu, (20/03/2022) malam lalu. 

Cakrabarani, Gitaris Band Kudeta dan Pemiliki kafe tersebut mengatakan bahwa penonton yang turut hadir dalam acara konser tersebut mencapai 800 orang.

"Kita enggak ada checker (alat hitung), tapi kalau estimasi, 800 orang lah," jelas Cakra saat ditemui di depan kafe miliknya, Senin (21/3/2022) malam.

Cakra menjelaskan dirinya sendiri tidak menyangka gelaran konser di kafe miliknya akan mendatangkan banyak orang dan justru menimbulkan pelanggaran prokes, 

“Ekspektasinya engga seramai ini. Kita juga setiap hari Minggu ada acara, jadi kita rasa ini acara musiknya biasa," tuturnya.

Meski pihaknya tidak mengantongi izin kepolisian, namun ia mengklaim bahwa acara tersebut sudah mengantongi izin dari pihak kelurahan, 
"Kelurahan Jakasetia sudah beri izin. Kalau dari kepolisian kita enggak ada," jelasnya.

KAFE DISEGEL DAN PEMILIK AKAN DISIDANG YUSTISI


Di wawancara terpisah, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Bekasi Kuncoro Hario Fajar menjelaskan bahwa ia tak dapat memastikan berapa lama kafe tersebut disegel. Selain itu, pemilik kafe tersebut pun direncanakan akan menjalani sidang yustisi,

"Untuk kesalahannya, mungkin kalau rencananya akan disidang yustisi," Ucap Kuncoro.

Penyegelan Kafe Tersebut dilakukan setelah viralnya video konser musik yang diunggah oleh akun instagram resmi milik Artis Vicky Prasetyo, @vickyprasetyo777. Dalam video yang beredar tersebut nampak sebuah kerumunan yang sedang asyik bernyanyi, berjoget dan berdesakan dengan mengabaikan Prokes Covid-19.